Showing posts with label Tutorial. Show all posts
Showing posts with label Tutorial. Show all posts

Mengembalikan data yang kena Virus

Sebelum membaca artikel ini anda di haruskan membaca Terms an Coditions dari artikel ini :
1. Data yang hilang disebabkan karena ulah virus bukan karena ulah anda yang melakukan shift+del pada data anda.
2. Menggunakan OS Windows
3. Untuk yang masih awam menggunakan Aplikasi Command Prompt diwajibkan menu Folder Options pada Windows Explore masih dapat di jalankan
Jika anda setuju dengan terms and conditions di atas silahkan lanjut ke paragraph 2, jika tidak tekan Alt+F4 pada keyboard anda.

Misi utama dari virus memang menghilangkan data dan bikin komputer jadi lemot alias over action, dan yang perlu di garis bawahi dari kata-kata diatas adalah data hanya hilang bukan terhapus. Sebagai ilustrasi, penulis mencoba untuk menghapus file bernama test.txt, dan apa yang terjadi setelah penulis menekan tombol del, terjadinya penampakan berupa kotak konfirmasi penghapusan yang berbunyi “apakah kamu yakin mau mindahin test.txt ke tong sampah” disertai dengan tombol “Ya” dan “Tidak”. Dari ilustrasi di atas dapat diambil kesimpulan: dibutuhkannya aksi dari user untuk menghapus data, jadi virus tidak mungkin menggunakan cara ini untuk menghilangkan data.

Virus melakukan penghilangan data dengan perintah dos yang tidak membutuhkan aksi dari user untuk menekan tombol “Ya” atau “Tidak”, untuk mencobanya anda dapat menggunakan command prompt, misal anda ingin menghilangkan test.txt yang ada pada drive C:

“attrib +h +s c:\test.txt”(tanpa tanda kutip) kemudian tekan enter

Untuk melihat apa yang terjadi dari hasil eksekusi perintah tadi buka Windows Explore dan cek di drive C anda apakah anda dapat menemukan file bernama test.txt (pastinya enggak dong). Lalu bagaimana cara mengembalikannya?Ada 2 cara :

Cara #1
klik kanan pada tombol Start --> Explore --> Tools --> Folder Options --> pilih tab view -->pilih show hidden files and folders -->hilangkan centang pada Hide protected operating system files(Recommended) dan klik Ok atau tekan enter

sekarang buka Windows Explore dan lihat test.txt pada drive C Data anda pun dapat terlihat kembali, jangan heran jika terdapat banyak folder dan files yang timbul itu bukan sampah juga bukan virus, itu adalah files and folders system penting yang diperlukan oleh OS agar dapat beroperasi dengan normal jadi anda jangan pernah menghapus files and folders tersebut, namun cara ini hanya bisa digunakan untuk mencari data yang disembunyikan tidak bisa menghilangkan status data secara normal karena fungsi hidden file pada data di disable oleh sistem.

Cara #2
Klik Start --> All Program --> Accessoris --> Command Prompt
Ketikan perintah :
“attrib –h –s c:\test.txt” (tanpa tanda kutip) tekan enter

Dengan menggunakan rangkaian proses diatas dapat dijamin data anda akan kembali seperti semula, sebaiknya anda menggunakan cara #2 karena cara tersebut lebih aman dan efektif.

Selamat Mencoba

Back up data dengan file BAT

Banyak cara untuk melakukan BACK UP file/data dan blog ini sudah memposting beberapa di antaranya, antara lain, back up dengan SEND TO dan back up dengan VB Script. Pada TIPS DAN TRIK KOMPUTER kali ini, kita akan melakukan back up file/data dengan bantuan PKZIP.exe. Hasil backup berupa file kompresi (*.zip) sehingga akan menghemat ruang penyimpanan (harddisk).
Yang dibutuhkan dalam tips dan trik back up kali ini adalah dua file. Yang pertama file PKZIP.exe. Yang kedua, script sederhana dalam bentuk file *.bat. Yang belum mempunyai file PKZIP.exe, dapat mendownloadnya di sini.Langkah-langkah untuk membuat scriptnya adalah sebagai berikut :
Buka notepad, klik Start > Run kemudian ketik notepad kemudian ENTER atau OK sehingga muncul jendela notepad.Sebagai contoh, ketik script berikut ini pada notepad tersebut.@echo offecho TIPS DAN TRIK BACK UP DATAecho DENGAN HASILecho BERUPA ZIP FILEpauseset drvbck=d:set drvmast=e:md %drvbck%\backuppkzip -rp %drvbck%\backup\gaden.zip %drvmast%\gadenia\*.*Keterangan
Perintah echo menampilkan teks yang kita inginkan. Anda dapat mengganti dengan teks yang lain sesuka Anda.
Perintah pause memberikan kesempatan proses untuk berhenti sementara sampai kita menekan sembarang tombol.“Set drvbck=d:” (tanpa tanda kutip) men-setup drive tempat menampung backup data. Anda dapat mengganti dengan drive yang lain.
“set drvmast=e:” (tanpa tanda kutip) men-setup drive tempat file/data yang akan dibackup. Anda juga dapat mengganti dengan drive yang lain.
“md %drvbck%\backup” (tanpa tanda kutip) membuat directory baru dengan nama “backup”. Anda dapat memberi nama directory yang lain sesuai keinginan Anda.
“PKZIP –rp” (tanpa tanda kutip) perintah menjalankan PKZIP dan option “-rp” (tanpa tanda kutip) perintah membackup/mengcopy file termasuk subfolder yang berada dalam folder yang akan dibackup.
%drvbck%\backup\gaden.zip adalah perintah untuk membuat backup data pada directory backup dengan nama file gaden.zip. Anda juga dapat memberi nama file zip sesuai keinginan Anda.
%drvmast%\gadenia\*.* adalah perintah untuk membuat backup semua file (meliputi semua ekstension file) dari folder gadenia tempat folder yang akan dibackup. Tanda *.* bertujuan agar membackup semua ekstension file, dapat Anda ganti sesuai keinginan Anda, misalnya dengan *.exe berarti hanya file berektensi exe saja yang dibackup, atau *.doc berarti file yang berekstensi doc saja yang dibackup atau ekstension file yang lain.
Setelah selesai menulis scriptnya, kemudian simpan ke dalam file dengan ekstension *.bat. Contoh, penulis menyimpannya dengan nama “back.bat”. Klik File > Save As hingga muncul jendela seperti berikut ini.

Pada baris file name isi dengan BACK.BAT. Kemudian pilih lokasi folder sesuka Anda, tidak harus disimpan di folder tertentu. Yang penting harus satu folder dengan file PKZIP.exe. Kemudian tekan Save maka dalam sekejab Anda telah selesai membuat script BACKUP.




Kemudian tutup jendela notepad dan coba Anda jalankan file tersebut maka akan tampil jendela seperti berikut ini. Untuk mempermudah memanggilnya (eksekusi), dapat dibuatkan shortcutnya di desktop.
Kemudian lanjutkan dengan menekan enter atau sembarang tombol agar program menjalankan perintah backup, seperti di bawah ini.



Setelah proses di atas selesai, coba Anda perhatikan di drive D muncul folder backup dan berisi file gaden.zip.(saya modifikasi dari Bp. Noor Hidayanto, TI Kanwil Surakarta)Catatan :• Jumlah character dari nama folder (baik folder target maupun folder sumber) tidak boleh lebih dari 8 caracter.• Antara folder target dan folder sumber tidak harus berbeda drive, dalam satu drive pun tidak masalah.
Selamat MencobaYang tertarik silakan download di sini.. Tapi sebelumnya Anda harus mempunyai fil PKZIP.EXE

Memfungsikan File Autoexec.bat

File dan folder sampah yang masih menumpuk di harddisk dapat memperlambat kinerja harddisk itu sendiri yang pada akhirnya dapat menyebabkan PC atau Laptop menjadi lelet. Oleh karena itu, perlunya membersihkan “sampah-sampah” tersebut secara teratur dengan bantuan software khusus untuk itu. Namun Anda dapat memfungsikan file Autoexec.bat untuk membersihkan sampah-sampah harddisk tersebut.
File autoexec.bat adalah file konfigurasi Windows yang dijalankan secara otomatis pada saat melakukan booting. Kita dapat menempelkan script yang dapat membersihkan “sampah-sampah” di harddisk pada file autoexec.bat sehingga script tersebut akan dijalankan secara otomatis pada saat booting.
Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut.
1. Buka Notepad
2. Kemudian ketikkan perintah sebagai berikut.
Set temp=c:\windows\temp

Set tmp=c:\windows\temp

Echo deleting temporary Files

Deltree /y c:\windows\cookies\*.*

Deltree /y c:\windows\history\*.*

Deltree /y c:\windows\recent\*.*

Deltree /y c:\windows\temp~1\*.*

Deltree /y c:\windows\temp\*.*



Screenshotnya seperti di bawah ini.




3. Kemudian simpan pada drive C:\ dengan nama “autoexec.bat”.
4. Selesai
Coba sekarang, Anda restart PC Anda dan pastikan “sampah-sampah” harddisk PC Anda telah terhapus pada saat PC atau laptop Anda booting.
Perintah deltree /y c:\windows\cookies\*.* akan menghapus semua file/folder yang berada di directory c:\windows\cookies\ tanpa kofirmasi terlebih dahulu.
(Sumber : Tabloid PC Plus Tahun VII/2008)

Buat Background Flashdisk

Bikin Background..........
copy teks ini ke notepad :

[.ShellClassInfo]
IconFile=%SystemRoot%\system32\SHELL32.dll
IconIndex=127
ConfirmFileOp=0

[{BE098140-A513-11D0-A3A4-00C04FD706EC}]
Attributes=1
IconArea_Image="[nama_gbrnya].jpg"
IconArea_Text="0xFFFFFF"
VeBRA sources - don't delete the tag above, it's there for XXXXX purposes -
[ExtShellFolderViews]
{BE098140-A513-11D0-A3A4-00C04FD706EC}={BE098140-A513-11D0-A3A4-00C04FD706EC}
{5984FFE0-28D4-11CF-AE66-08002B2E1262}={5984FFE0-28D4-11CF-AE66-08002B2E1262}

[{5984FFE0-28D4-11CF-AE66-08002B2E1262}]
PersistMoniker=Folder.htt
PersistMonikerPreview=%WebDir%\folder.bmp

sebelumnya kopi juga gambarnya ke flashdisk........
truz isi kolom icon area image berdasarkan nama gbrnya contoh :
IconArea_Image="Pic1.jpg"
dan sav di flashdisk pake nama desktop.ini

ganti ikon flashdisk............
sama aja kaya diatas tapi yg di kopi ini :

[Autorun]
icon=[nama_ikonnya].ico

simpen di flashdisk dengan nama autorun.inf
sebelumnya simpen juga file ikonnya

sentuhan terakhir biar enak diliat
semua file diatas (jumlahnya jadi 4 file) di set hidden

Script Efek Salju

Kali ini, perkenankan kembali Tips dan Trik Blog untuk men-sharing Script Efek Salju yang saya dapatkan dari senior saya, Mas Priyo, dan untuk ini, saya mohon izin untuk men-sharing kepada pengunjung blog. Efek salju kali ini berbeda dari sebelumnya yang pernah diposting di sini yaitu berukuran lebih besar sehingga akan terasa lebih mantab jika membentur kepala kita, he,.. he,..
Berikut script-nya.

Untuk memasukkan ke dalam sidebar, langkah-langkahnya seperti biasanya, sebagai berikut.
Masuk ke http://blogger.com/ hingga memasuki Panel Kontrol
Klik Tata Letak (layout)
Kemudian Tambahkan Gadget
Kemudian Tambahkan HTML/Javascript
Kemudian pastekan script di atas tersebut
Simpan Perubahan
Selesai
Hasilnya, silakan di coba pada blog masing-masing, ya!!

Cara Mendownload Lebih Dari Empat File dalam Satu Waktu

Biasanya anda hanya dapat mendownload empat file sekaligus dengan Internet Explorer. Untuk meningkatkan jumlah file yang akan anda download sesuka anda:1. Mulai Regedit 2. Pilih HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Internet Settings3. Ubah MaxConnectionsPer1_0Server dengan angka apapun yang anda suka 4. Ubah MaxConnectionsPerServer dengan angka apapun yang anda suka

Tidak bisa mengatur tanggal dan waktu?

1. klo pake program deep freeze di thawed dulu. Restart. ok
2. Saat komputer kita masih dalam kondisi nyala tiba-tiba karena sesuatu hal (misal mau mencoba software yang menggunakan timer kayak software pengingat waktu sholat) kita mau tidak mau harus merubah jam atau tanggal yang ada. Tapi… saat kita double klik penunjuk waktu pada system tray (yang ada pada sudut kanan bawah layar monitor) eh “ndilalah mbak pedunduk alias ujug-ujug” keluar kotak dialog Date and Time Properties yang bertuliskan “You do not have the proper privilege level to change the System Time.” Yang intinya kita tidak punya hak untuk mengeset tanggal komputer kita sendiri.Sebenarnya masih bisa sih ganti tanggal tapi harus reboot dulu dan diset di mode Setup/BIOS. Tapi hal ini tentu menjadi lama karena kita terlanjur masuk Windows. Untuk mengatasinya ikuti cara berikut.
1. Masuk ke Control Panel : Start > Setting > Control Panel2. Double Klik icon Administrative Tools3. Pilih Local Security Policy
Wah Kelamaan….. Ok … Ok Cara cepatnya Jalankan Run ketik secpol.msc tekan OK
4. Pilih Local Policies -> User Rights Assignment5. Pada Kolom Policy Double Klik Change the system time.6. Pada kotak dialog yang muncul Klik tombol Add User or Group…7. Ketikkan nama user yang akan di beri wewenang merubah time pada bagian Enter the object names to select : klik tombol Ok. Lanjut ke langkah 10.8. Jika malas ngetik atau usernya banyak klik aja tombol Advanced… kemudian pada kotak dialog berikutnya klik tombol Find Now9. Untuk memilih beberapa user sekaligus sambil menekan tombol Ctrl, klik user-user yang akan diberi wewenang merubah time.10. Selanjutnya Klik Tombol Ok sampe Selesai.11. Untuk mengetahui efeknya log out dulu komputernya baru login dengan user yang sesuai. Test dengan double klik icon time pada system tray.

Tips untuk Menutup multiple windows /banyak jendela

Jika anda membuka website yang kemudian memunculkan banyak jendela tampilan, anda dapat menekan CTRL-W untuk menutup jendela-jendela tersebut dengan lebih baik dibandingkan jika anda menekan ALT-F4

Macam-macam Policy Pelindung MS. Windows

I. Policy Editor Sebagai Pelindung Windows

Salah satu kelemahan Windows 95/97/98/2000/ME jika dioperasikan secara default adalah ketakmampuannya membatasi pengguna lain mengakses seluruh sumber daya yang ada di dalam hard disk.
knoAkibatnya dari kelemahan sistem operasi keluaran Microsoft itu, maka siapa pun yang mengoperasikan dapat mem-browse, menghapus data atau program, melakukan dial-up ke ISP, dan menjalankan semua aplikasi yang ada di dalam hard disk anda, termasuk mengubah setting dan konfigurasi sistem yang sudah diatur sebelumnya. Meskipun secara teknis sebenarnya kita dapat membuat user profile untuk pemakai lain dan mengharuskan mereka melakukan login terlebih dahulu berdasarkan identitas yang sudah ditentukan pada profile masing-masing, hal itu ternyata tetap tidak terlalu bermanfaat. Walau bagaimanapun pemakai lain masih dapat melakukan apa saja pada semua resource yang ada di dalam komputer kita.
lanjut

Cara hacking via LAN (untuk curi pass orang2 yang lagi browsing)

Pertama-tama sorry kalo repost karena teknik ini bukanlah teknik yang fresh di dunia hacking tapi teknik ini belum basi karena sampai saat ini masih dapat digunakan karena sebagian besar jaringan meggunakan jaringan hub & switch yang tidak terenkripsi.Mengapa tidak terenkripsi?
* Network Admin sebagian besar adalah orang IT yang specialist dalam membuat program, bukan dalam Network Security* Bila dienkripsi bandwidth yang dibuthkan akan meningkat dan tentu inet yang sudah lemot ini akan semakin lemot dan akhirnya page error* Harganya tidak murah untuk memperoleh yang terenkripsi
Perbedaan antara jaringan Hub dan Switch:
* Pada jaringan hub semua data yang mengalir di jaringan dapat dilihat/diambil oleh komputer manapun yang ada di jaringan asalakan komputer tersebut merequest data tersebut, kalo tidak direquest ya tidak akan datang.* Pada jaringan switch hanya komputer yang melakukan pertukaran data yang dapat melihat data tersebut, komputer2 lain tidak berhak merequest data tersebut.
Masalahnya adalah harga dari router hub dan switch tidak berbeda jauh sehingga kebanyakan tempat sekarang sudah menggunakan metode switch yang menyulitkan untuk network hacking.
Hacking ini menggunakan teknik:
* Sniffing* ARP Poison Routing
Kedua Teknik di atas tidak akan bisa dicegah oleh firewall apapun di komputer korban, dijamin.
Important Note: ARP Poison Routing dapat meyebabkan denial of service (dos) pada salah satu / semua komputer pada network anda
Kelebihan:
* Tidak akan terdeteksi oleh firewall tipe dan seri apapun karena kelemahannya terletak pada sistem jaringan bukan pada komputernya* Bisa mencuri semua jenis login password yang melalui server HTTP* Bisa mencuri semua login password orang yang ada di jaringan Hub selama program diaktifkan* Untuk ARP Poisoning bisa digunakan untuk mencuri password di HTTPS* Semua programnya free
Kekurangan:
* Untuk jaringan Switch harus di ARP poisoning 1 persatu dan bandwidth anda akan termakan banyak untuk hal itu (kalo inet super cepat ga masalah)* Ketahuan / tidak oleh admin jaringan di luar tanggung jawab saya
Mulai dari sini anggap bahwa di network dalam kisah ini ada 3 komputer, yaitu:
* Komputer Korban* Komputer Hacker* Server
Perbedaan-perbedaan antara jaringan switch dan jaringan hub:Langkah-langkah pertama:
1. Cek tipe jaringan anda, anda ada di jaringan switch / hub. Jika anda berada di jaringan hub bersyukurlah karena proses hacking anda akan jauh lebih mudah.2. Download program-program yang dibutuhkan yaitu Wireshark dan Cain&Abel.Code:
http://www.wireshark.org/download.html
http://www.oxid.it/cain.html

Cara Menggunakan WireShark:
* Jalankan program wireshark* Tekan tombol Ctrl+k (klik capture lalu option)* Pastikan isi pada Interfacenya adalah Ethernet Card anda yang menuju ke jaringan, bila bukan ganti dan pastikan pula bahwa “Capture packets in promiscuous mode” on* Klik tombol start* Klik tombol stop setelah anda merasa yakin bahwa ada password yang masuk selama anda menekan tombol start* Anda bisa melihat semua jenis packet yang masuk dan keluar di jaringan (atau pada komputer anda saja jika network anda menggunakan Swtich* Untuk menganalisis datanya klik kanan pada data yang ingin di analisis lalu klik “Follow TCP Stream” dan selamat menganalisis paketnya (saya tidak akan menjelaskan caranya karena saya tidak bisa )* Yang jelas dari data itu pasti di dalamnya terdapat informasi2 yang dimasukkan korban ke website dan sebaliknya
Cara di atas hanya berlaku apabila jaringan anda adalah Hub bukan switchDari cara di atas anda dapat mengetahui bahwa jaringan anda adalah hub/switch dengan melihat pada kolom IP Source dan IP Destination. Bila pada setiap baris salah satu dari keduanya merupakan ip anda maka dapat dipastikan jaringan anda adalah jaringan switch, bila tidak ya berarti sebaliknya.
Cara Menggunakan Cain&Abel:
* Penggunaan program ini jauh lebih mudah dan simple daripada menggunakan wireshark, tetapi bila anda menginginkan semua packet yang sudah keluar dan masuk disarankan anda menggunakan program wireshark* Buka program Cain anda* Klik pada bagian configure* Pada bagian “Sniffer” pilih ethernet card yang akan anda gunakan* Pada bagian “HTTP Fields” anda harus menambahkan username fields dan password fields nya apabila yang anda inginkan tidak ada di daftar.Sebagai contoh saya akan beritahukan bahwa kalo anda mau hack password Friendster anda harus menambahkan di username fields dan passworsd fields kata name, untuk yang lain anda bisa mencarinya dengan menekan klik kanan view source dan anda harus mencari variabel input dari login dan password website tersebut. Yang sudah ada di defaultnya rasanyan sudah cukup lengkap, anda dapat mencuri pass yang ada di klubmentari tanpa menambah apapun.* Setelah itu apply settingannya dan klik ok* Di menu utama terdapat 8 tab, dan yang akan dibahas hanya 1 tab yaitu tab “Sniffer” karena itu pilih lah tab tersebut dan jangan pindah2 dari tab tersebut untuk mencegah kebingungan anda sendiri* Aktifkan Sniffer dengan cara klik tombol sniffer yang ada di atas tab2 tersebut, carilah tombol yang tulisannya “Start/Stop Sniffer”* Bila anda ada di jaringan hub saat ini anda sudah bisa mengetahui password yang masuk dengan cara klik tab (Kali ini tab yang ada di bawah bukan yang di tengah, yang ditengah sudah tidak usah diklik-klik lagi) “Passwords”* Anda tinggal memilih password dari koneksi mana yang ingin anda lihat akan sudah terdaftar di sana* Bila anda ternyata ada di jaringan switch, ini membutuhkan perjuangan lebih, anda harus mengaktifkan APR yang tombolonya ada di sebelah kanan Sniffer (Dan ini tidak dijamin berhasil karena manage dari switch jauh lebih lengkap&secure dari hub)* Sebelum diaktifkan pada tab sniffer yang bagian bawah pilih APR* Akan terlihat 2 buah list yang masih kosong, klik list kosong bagian atas kemudian klik tombol “+” (Bentuknya seperti itu) yang ada di jajaran tombol sniffer APR dll* Akan ada 2 buah field yang berisi semua host yang ada di jaringan anda* Hubungkan antara alamat ip korban dan alamat ip gateway server (untuk mengetahui alamat gateway server klik start pada komp anda pilih run ketik cmd lalu ketik ipconfig pada command prompt)* Setelah itu baru aktifkan APR, dan semua data dari komp korban ke server dapat anda lihat dengan cara yang sama.
Anda dapat menjalankan kedua program di atas secara bersamaan (Cain untuk APR dan wireshark untuk packet sniffing) bila ingin hasil yang lebih maksimal.
Password yang bisa anda curi adalah password yang ada di server HTTP (server yang tidak terenkripsi), bila data tersebut ada di server yang terenkripsi maka anda harus mendekripsi data tersebut sebelum memperoleh passwordnya (dan itu akan membutuhkan langkah2 yang jauh lebih panjang dari cara hack ini)Untuk istilah-istilah yang tidak ngerti bisa dicari di wikipedia (tapi yang inggris ya kalo yang indo jg belum tentu ada).

Sumber Bahaya Program AntiVirus

Program Antivirus bisa berbahaya karena sebab-sebab berikut:
Beberapa program antivirus hanya menggunakan teknik sederhana yang bisa dengan mudah di-tipu oleh pembuat virus Misalnya program antivirus hanya memeriksa beberapa byte di awal virus, pembuat virus bisa saja membuat virus versi lain yang sama di bagian awal tetapi berbeda di bagian-bagian yang penting, misalnya di rutin enkripsi/dekripsi header file asli. Ini akan membuat program antivirus menjadi perusak file bukan penyelamat file. Beberapa antivirus juga dapat di tipu dengan mengubah-ubah file signature antivirus. File signature merupakan file yang berisi ID dari setiap virus yang dikenal oleh antivirus, jika ID tersebut di ubah maka antivirus tidak akan mengenalnya. Antivirus yang baik seharusnya dapat memeriksa jika file signature-nya berubah.
Program Antivirus tidak membuat backup file yang dibersihkan. Sering program antivirus (terutama yang spesifik) tidak menyediakan sarana untuk membuat backup file yang dibersihkan, padahal ini sangat penting andaikata proses pembersihan gagal.

Program Antivirus tidak melakukan self check. Self check itu perlu, program antivirus dapat saja diubah oleh orang lain sebelum sampai ke tangan pengguna. Program-program antivirus komersial biasanya melakukan self check untuk memastikan dirinya tidak diubah oleh siapapun, namun ada juga yang tidak dan ini berbahaya. Pada program-program antivirus lokal, yang sering disertakan pada beberapa artikel komputer, biasanya menyertakan source code-nya, sebaiknya Anda mengcompile sendiri source tersebut jika Anda ragu pada keaslian file exe-nya.

Program Antivirus residen bisa di matikan dengan mudah Antivirus residen yang baik seharusnya tidak bisa dideteksi dan di uninstall dengan mudah. Contoh antivirus residen yang kurang baik adalah VSAFE (ada di paket DOS). VSAFE bisa dideteksi dan dimatikan dengan menggunakan interrupt (coba Anda pelajari/debug program vsafe yang ada di DOS agar Anda mengerti). Pemakai akan mendapatkan rasa aman yang palsu dengan menggunakan antivirus semacam ini. Tidak ada rasa aman justru lebih baik dari rasa aman yang palsu.
Program antivirus tidak memberi peringatan kadaluarsa. Seiring dengan berjalannya waktu, virus-virus yang bermunculan semakin banyak dan tekniknya semakin canggih. Program antivirus yang baik sebaiknya memberi peringatan jika Antivirus yang digunakan sudah terlalu out of date. Ini penting supaya kejadian antivirus yang menyebarkan virus tidak terulang.

INILAH YANG PERLU ANDA LAKUKAN SEBAGAI PENGGUNA
Sebagai pengguna program antivirus ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk meminimalkan risiko penggunaan antivirus

Carilah antivirus yang baik, baik di sini artinya program tersebut dapat dipercaya untuk mendeteksi dan membasmi berbagai virus yang ada. Jangan terbuai dengan janji-janji yang ditawarkan para vendor antivirus, dan jangan terbuai juga dengan nama merk yang cukup terkenal. Cobalah cari perbandingan antara berbagai antivirus di berbagai majalah / situs di internet.

Gunakan selalu Antivirus terbaru, Anda bisa mendapatkannya dari Internet atau dari beberapa majalah. Antivirus yang lama memiliki risiko yang besar jika digunakan (lebih dari 6 bulan sudah sangat berbahaya).
Buatlah cadangan untuk data dan program Anda yang penting.

Lakukan proses pembersihan virus dengan benar jika Anda menemukan virus
Pastikan program Antivirus yang Anda dapat adalah yang asli, ada kemungkinan seseorang telah mengubah antivirus tersebut, atau mungkin menularinya dengan suatu virus.

Hubungi ahlinya jika Anda merasa tidak dapat mengatasi virus di komputer atau jaringan Anda.
Langkah proses pembersihan yang baik adalah sebagai berikut

Jika Anda menjalankan komputer pribadi

Boot komputer Anda dengan disket startup yang bersih dari virus (dan di write protect)

Jalankan program virus scanner/cleaner pada sebuah file yang terinfeksi
Coba jalankan file tersebut, jika file tersebut menjadi rusak, jangan teruskan lagi
Jika program dapat berjalan lancar, cobakan sekali lagi pada beberapa file (cari yang ukurannya kecil, yang sedang dan yang besar). File yang ukurannya besar perlu di-check, biasanya file ini mengandung internal overlay yang membuat filenya rusak jika terkena virus.

Jika Anda adalah Admin jaringan, sebaiknya Anda mengambil sampel virus ke disket dan mencoba untuk membersihkannya di komputer lain, ini dilakukan untuk tidak mengganggu pekerjaan yang mungkin sedang dilakukan oleh orang lain. Hal ini juga untuk mengantisipasi, kemungkinan adanya virus baru yang mirip dengan virus lain (bayangkan apa jadinya jika terjadi salah pembersihan sehingga seluruh program di jaringan menjadi tidak bisa dipakai!). Jika gagal dibersihkan Anda perlu memanggil ahlinya untuk menangani, atau mencari informasi lebih lanjut di Internet. Percobaan pada beberapa file tujuannya untuk mencegah salah deteksi dan atau salah perbaikan oleh program antivirus. Jika virus dianggap berbahaya dan aktivitas menggunakan jaringan bisa ditunda sementara, mungkin untuk sementara jaringan dimatikan.

SEBAGAI PROGRAMMER INI YANG PERLU ANDA LAKUKAN
Saat ini untuk menjadi programmer antivirus yang baik tidaklah mudah, Anda perlu tahu teknik-teknik pemrograman virus yang setiap hari semakin bertambah sulit. Program antivirus yang Anda buat sebaiknya juga mengikuti perkembangan teknologi virus. Untuk membuat program antivirus yang baik tidaklah mudah, namun ada beberapa hal yang perlu Anda ingat sebagai pembuat Antivirus jika Anda ingin program Anda dipakai orang lain, dan tidak membahayakan orang tersebut

Program Anda sebaiknya bisa mematikan virus di memori, dan dapat memberi peringatan jika ada sesuatu yang aneh di memori komputer pemakai (misalnya besar base mem kurang dari 640 Kb)
Dalam membuat ID virus pilihlah beberapa lokasi, lokasi yang baik adalah di awal virus dan di bagian penting virus (misalnya di bagian dekripsi header program asli) ini untuk memastikan tidak ada yang mengubah lokasi dan sistem enkripsi (jika ada) header program asli.
Jika data/header di enkrip, verifikasikan data yang didapat dari perhitungan, misalnya lihat apakah CS dan IP asli yang di dapat dari perhitungan masih dalam batas besar file, atau apakah instruksi JMP pertama di file COM masuk akal (kurang dari panjang file).

Buat cadangan file jika file yang dibersihkan dikhawatirkan rusak
Lakukan self check di awal program. Jika tidak seluruh bagian program bisa di self check, bagian ID virus perlu diperiksa apakah berubah atau tidak (misalnya dengan checksum).

Buatlah penjelasan yang jelas tentang cara penggunaan antivirus
Jika program hanya dapat dijalankan di DOS periksalah selalu ketika program dijalankan apakah program tersebut benar-benar berjalan di DOS
Jika ingin membuat program antivirus residen, jangan memakai ID virus yang tidak terenkripsi di memori, antivirus lain yang tidak mengenal antivirus Anda tersebut, justru akan menganggap adanya sebuah (atau beberapa buah) virus aktif di memori. Hal ini bisa terjadi, karena beberapa antivirus memeriksa seluruh memori terhadap adanya ID virus.

Untuk antivirus yang non residen teknik no 8 juga perlu digunakan, ini perlu agar program antivirus yang lain tidak mengira program ini terkena virus. Kadang-kadang program juga meninggalkan bekas di memori, yang mungkin bisa dicurigai oleh antivirus lain sebagai virus. Jika Anda tidak ingin menerapkan teknik tersebut, Anda bisa menghapus memori variabel ID virus setelah selesai digunakan.

Jika mungkin, untuk virus yang polimorfik gunakan metode heuristic (dan atau emulasi) untuk men-scan dan teknik emulasi untuk mendekrip, atau mengembalikan program asli.
Seharusnya 10 hal tersebut cukup, Anda bisa menambahkan sendiri hal tersebut jika perlu. Misalnya masalah kecepatan scanning dan lain-lain.
Simpulan dan penutup

Kiranya setelah membaca artikel di atas, para pemakai dan programmer antivirus dapat mendapatkan pengetahuan yang baru mengenai antivirus komputer. Sebagai pemakai antivirus, Anda harus lebih hati-hati, dan dengan rajin mengupdate antivirus Anda. Hal ini sangat perlu dilakukan, terutama bagi Anda yang terhubung ke Internet, sudah banyak virus yang menyebarkan dirinya lewat e-mail, dan dengan memanfaatkan beberapa bug dari perangkat email client Anda beberapa virus dapat menyebar tanpa Anda sadari (saat artikel ini dibuat, ada laporan dari sumber yang terpercaya bahwa ada bug di outlook yang memungkinkan attachment di eksekusi tanpa diketahui user).

Bagi para programmer antivirus, kiranya Anda tergerak untuk mempelajari lagi lebih banyak mengenai teknik-teknik virus, dan teknik-teknik untuk membasminya. Saat ini penulis virus di Indonesia belum terlalu banyak, tapi nanti ketika muncul berbagai virus dengan teknologi tinggi buatan bangsa sendiri, tentunya kita harus bisa membasminya (dengan baik dan benar tentunya), tidakkah kita akan malu, jika harus menggantungkan diri pada antivirus buatan luar negeri?.

Artikel ini bukanlah artikel yang lengkap mengenai pembuatan program antivirus yang baik, juga bukan tutorial yang lengkap mengenai penggunaan antivirus dengan baik dan benar, melainkan hanya sebuah artikel singkat agar para pemakai dan programmer lebih mewaspadai virus dengan lebih memperhatikan aspek antivirusnya.
(John Nugroh's)

Menghilangkan virus di flash disk

>nah ini langkah-langkahnya :
1. colokin flashdisk teman-teman ke komputer,apabila autorunnya hidup harap cancel aj…
2. buka flash dari explorer dengan cara klik kanan START > explorer trus buka flashdisk nya,,
3. trus klik View > Detail
4. lalu klik tulisan type sekali,,
5. Nah kalo ada folder atau file MS word / MS excel tapi type nya aplikasi berarti ntu adalah virus..
6. Langsung aja hapus semua dengan di block terlebih dahulu trus pencet SHIFT+DELETE aj..
7. Sekarang flash nya keliatan kosong khan padahal sebenarnya ngak loh…8. teguk dulu kapucino nya…
9. SaaTnya untuk mengembalikan data temen-temen semua…
10.Buka command prompt dengan cara klik start lalu ambil run kemudian klik cmd
11.Setelah ada di prompt (yang layarnya hitam ntu loh)..
12.lalu pindah ke flashdisk temen,misalnya flash saya di detech sebagai drive E di komputer,makayang saya klik di Command promot adalah E:contoh:C:>E:
13.maka akan pindah ke drive E,
14.kemudian ketikan Attrib -s -h /D /Sudah dech.
>. Jika memang begitu keadaannya, langsung saja jalankan perintah berikut melalui Start — Run atau melalui Command Prompt:

attrib -r -h -s F:\*.* /s /d

Perintah tersebut dengan mengasumsikan bahwa flasdisk dideteksi komputer sebagai drive F. Jika ternyata lain, sesuaikan dengan keadaan yang sebenarnya.

Daftar Shorcut

Berikut ini beberapa shortcut yang paling banyak digunakan saat
bekerjasehari-hari menggunakan Windows.
[Windows] + [L] Lock komputer
[Windows] + [U] Menampilkan Utility Manager
[Windows] + [R] Menampilkan Run
[Windows] + [F] Menampilkan window pencarian
[Windows] + [E] Membuka My Computer
[Windows] + [D] Mematikan atau mengaktifkan toggle Desktop
[Windows] + [M] Minimize semua window
[Windows] + [Shift] + [M] Restore semua window yang di-minimize
[Windows] + [Ctrl] + [F] Mencari komputer dalam jaringan
[Windows] + [F1] Menampilkan halaman Help
[Windows] + [Break] Memunculkan window System Properties
[Windows] + [Tab] Scroll tombol di Taskbar. Jika Anda menggunakan keyboard lama yang tidak dilengkapi dengan tombolWindows, gunakan paduan tombol Ctrl + Esc.

Fungsi Ganda Tbl Shift

1.tahan SHIFT pada saat memasukkan Flash Disk ke komputer ..guna nya mencegah AUTORUN VIRUS yang ada di flash
2.tekan SHIFT berulang-ulang sampai tedengat bunyi .tiiiiit. guna nya menampilkan StickyKeys
3.tahan SHIFT sewaktu om mau mendelete file maka file yang sudah terdelete tak akan mampir lagi ke tongsampah,langsung hilang.
4.tahan SHIFT pada saat membuka file file yang ada di Explore maka file-file mas otomatis ..berubah menjadi tanpa nama.....
5.tahan SHIFT pada saat BOOting ..guna nya untuk mempercepat booting... (buat win 98,xp gk ngaruh..hehe..)
Powered By Blogger